Lembaga inovasi dan pengembangan mengadakan webinar hak kekayaan industri dengan tema menggerakan paten untuk produk riset dan teknologi dosen dan mahasiswa universitas swadaya gunung jati dengan narasumber Dra. Dede Mia Yusanti, M.L.S selaku Direktur Paten, DTLST dan Rahasia Dagang Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual yang dilaksanakan pada Rabu, 16 Desember 2020. Acara tersebut dihadiri oleh 100 peserta dengan kuota maksimal 100 peserta.

Penjelasan singkat oleh narasumber :

Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada penemu atas hasil penemuannya itu di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

Paten terdiri dari paten dan paten sederhana, kedua memiliki tata cara pendaftran yang berbeda-beda, saat ini pendaftaran dilakukan secara online dengan mengunjungi website : https://www.dgip.go.id/

Perbedaan Paten dan Paten Sederhana

  1. Paten diberikan untuk invensi yang baru, mengandung langkah inventif, dan dapat diterapkan dalam industri. Sementara paten sederhana diberikan untuk setiap invensi baru, pengembangan dari produk atau proses yang telah ada, dan dapat diterapkan dalam industri. Paten sederhana diberikan untuk invensi yang berupa produk yang bukan sekadar berbeda ciri teknisnya, tetapi harus memiliki fungsi/kegunaan yang lebih praktis daripada invensi sebelumnya yang disebabkan bentuk, konfigurasi, konstruksi, atau komponennya yang mencakup alat, barang, mesin, komposisi, formula, senyawa, atau sistem. Paten sederhana juga diberikan untuk invensi yang berupa proses atau metode yang baru.;
  2. Klaim paten sederhana dibatasi dengan satu klaim mandiri, sedangkan paten jumlah klaimnya tidak dibatasi.;
  3. Progres teknologi dalam paten sederhana lebih simpel daripada progres teknologi dalam paten.

Masa Pelindungan Paten

  1. Paten diberikan untuk jangka waktu selama 20 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan Paten.
  2. Paten sederhana diberikan untuk jangka waktu 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan Paten sederhana.

Selama acara webinar berlangsung berjalan dengan baik dan lancar antusias dari para peserta pun sangat tinggi dengan memberikan pertanyaan. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan bisa langsung diimplementasikan dalam bentuk produk dan mengajukan paten ke DJHKI.